langit

PUTI AYU AMATULLAH
Friendly storyteller who immortalize the moment. Whalien 52.

Saya Puti Ayu Amatullah. Saya adalah Si Tukang Cerita yang ramah. Senang bercerita sebagai Penulis, Penguntit Pop Culture, Dubber, Fangirl, dan Aktris Teater yang populer di kalangan kucing-kucing jalanan. Perempuan bergolongan darah B yang lahir di Jakarta, 21 Maret 1993 dan telah menyandang status alumni Vokasi Komunikasi UI jurusan broadcast angkatan 2011. Saya Whalien 52 yang menyukai warna merah.

Kenapa Langit Ayu? Apa itu Whalien 52?

#Nowplaying BTS – Whalien 52

Hey izinkan saya bercerita bagaimana lagu BTS yang berjudul Whalien 52 dan blog ini saling berkaitan. Di bangku SD, saya yang tumbuh dengan badan gemuk ini minder dalam pergaulan. Keminderan ini mempengaruhi cara jalan saya yang selalu menunduk dan membuat Mama saya marah besar. “Jalan itu tegap! Jangan bongkok! Kamu nggak bersyukur dikasih badan tegap begini?!” begitu katanya. Sebagai anak pertama, saya tidak ingin mengecewakan Mama dan mencari solusi agar saya bisa jalan normal. Langitlah hal yang membuat saya berjalan tegap. Yup, dengan mengadahkan kepala ke atas dan berharap hari-hari yang dilalui secerah langit biru.

Menatap langit lekat-lekat, beban yang ada di pundak terasa lepas. Langit sudah indah apa adanya tanpa awan, bintang, dan pernak-pernik lainnya. Langit akhirnya saya jadikan kata pengganti untuk diary, catatan, dan lain sebagainya yang biasa digunakan para blogger dahulu kala (mungkin sekarang masih ada?). Ayu diambil dari nama saya sendiri. Ohiya sebelumnya saya menulis secara online di http://langitayu.blogspot.co.id/ (blog nonfiksi) dan https://langitayu.wordpress.com/ (blog fiksi) yang sekarang sudah menjadi artefak.

Tentang WHALIEN 52

Dulu saya seringkali menangis jika diolok teman sebagai Gajah, Paus, dan hewan besar lainnya. Sekarang mah uda kayak angin lalu hahaha. Terima kasih Tulus dengan lagu Gajah-nya dan BTS dengan lagu Whalien 52-nya yang sungguh menginspirasi.

Whalien = Whale + Alien. Dan angka 52 itu untuk frekuensi 52 hertz. Mari saya ceritakan Whale 52 hertz yang merupakan mahluk paling kesepian di dunia. Paus ini bernyanyi/bersuara dalam frekuensi 52 hertz, frekuensi yang berbeda dari paus lainnya. Sangking tinggi suaranya di 52 hertz, paus lain tidak bisa mendengarnya. Maka dari itu paus ini tetap bernyanyi dalam 52 hertz agar tidak kesepian dan berharap kawanannya mendengar keberadaannya. Paus ini seperti alien, terasingkan dari kawanannya. Saya ingin percaya seperti paus ini kalau “suara” saya bisa tersampaikan suatu saat nanti dengan frekuensi yang mungkin orang nggak bisa menerimanya. Sebagaimana blog ini ada untuk menyampaikan frekuensi itu dan menemukan kawanan yang satu frekuensi.

Anyway yang uda kenal saya mungkin nggak percaya kalo orang macem saya ini bisa minder yah hahaha. Tapi hey jika kalian ingin berbagi cerita atau ngobrol tentang anime, kpop, pop culture atau apa pun itu, social media saya terbuka sekali dan bisa juga hubungi saya di 21putiayu@gmail.com